dianayulisulistyowati











{Juni 22, 2012}  

                           

Iklan


Semua informasi yang ditanyakan oleh tamu atua konsumen harus dilayani dan diberikan dengan benar dan akurat oleh semua petugas hotel, termasuk petugas operator telepon. Tetapi perlu diperhatikan pula bahwa petugas hotel juga mempunyai batasan-batasan informasi yang boleh diberitahukan kepada pihak tamu atau pihak lain, karena dikhawatirkan dapat mengganggu kebebasan pribadi tamu. Adapun informasi-informasi yang dapat diberikan petugas operator telepon kepada tamu antara lain :

  1. Informasi yang dibutuhkan tamu dalam pelayanan telepon meliputi :
  • harga kamar
  • produk hotel
  • fasilitas
  • atraksi daerah
  • manajemen hotel
  • arah
  • jadwal penerbangan/kereta api/bus

2. Nomor telepon penting yang dibutuhkan oleh tamu dalam pelayanan telepon , meliputi :

  • polisi
  • pemadam kebakaran
  • rumah sakit
  • mobil ambulan
  • travel agencies
  • taksi
  • rental mobil
  • stasiun kereta api, dan lain-lain

Selain itu, ada beberapa hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemberian informasi pelayanan telepon agar tidak terjadi kesalahan dalam pelayanan telepon. Hal-hal tersebut adalah :

  1. Nama
  2. Nomor telepon
  3. Kepada siapa telepon ingin bicara
  4. Tujuan atau maksud menelepon
  5. Alamat
  6. Tanggal
  7. Waktu

Pelayanan antar jemput bandara – hotel Baca entri selengkapnya »



Hotel plan usage adalah sistem penjualan harda kamar dimana harda kamar yang dijual hanya berupa harga kamar saja atau merupakan sistem harga paket .

Beberapa macam hotel Plan usage , antara lain :

a. European Plan : tamu yang menginap hanya membayar untuk kamar saja.

keistimewaannya :

  • praktis, banyak digunakan oleh hotel-hotel
  • memudahkan system billing (pembayaran saat check out)

b. American Plan : sistem perencanaan harga kamar dimana harga yang dibayarkan sudah termasuk harga kamar itu sendiri ditambah dengan harda makan (meals).

American Plan dibagi menjadi dua bagian , yaitu :

  •  Full American Plan (FAP) : harga kamar sudah termasuk tiga kali makan (pagi, siang, dan malam)
  • Modified American Plan (MAP) : harga kamar sudah termasuk dengan dua kali makan, dimana salah satu diantaranya harus makan pagi (breakfast), seperti :
  • Kamar + makan pagi + makan siang
  • Kamar + makan pagi + makan malam

c. Continental Plan : perencanaan harga kamar dimana harga kamar tersebut sudah termasuk dengan kontinental breakfast.

d. Bermuda Plan : perencanaan harga kamar dimana harga kamar yang dibayar sudah termasuk dengan American breakfast.



Klarifikasi hotel berdasarkan faktor lokasi dapat dibagi menjadi :

a. City hotel

Hotel yang terletak di dalam kota, dimana sebagaian besar tamunya yang menginap kegiatan berbisnis.

b. Ressort hotel

Hotel yang terletak di kawasan wisata, dimana sebagian besar tamunya tidak melakukan kegiatan bisnis, tetapi lebih banyak rekreasi.

Macam-macam ressort berdasarkan lokasi :

  • Mountain hotel (hotel yang berada dipegunungan)
  • Beach hotel (hotel yang berada didaerah pantai)
  • Lake hotel (hotel yang berada dipinggir danau)
  • Hill hotel (hotel yang berada dipuncak bukit)
  • Forest hotel (hotel yang berada d kawasan hutan lindung)

c. Suburb hotel

Hotel yang berlokasi dipinggir kota, yang merupakan kota satelit yaitu pertemuan antara dua kotamadya.

d. Airport hotel

Hotel yang berada dalam satu kompleks bangunan atau daerah pelabuhan udara atau sekitar Bandar udara.

e. Urban hotel

Hotel yang berlokasi di pedesaan dan jauh dari kota besar atau hotel yang terletak di daerah perkotaan yang baru yang tadinya masih berupa desa.



1. Keamanan menciptakan suasana tenang dan tentram bagi para wisatawan

2. Ketertiban menciptakan suasana tertib, teratur, disiplin dalam semua kehidupan bermasyarakat

3.  Kebersihan menciptakan kondisi yang bersih dan sehat

4. Kesejukan menciptakan lingkungan yang segar dan nyaman

5. Keindahan menciptakan penataan yang teratur, tertib dan serasi sehingga memancarkan keindahan

6. Keramahtamahan menciptakan sifat dan perilaku masyarakat yang akrab, sopan dan hormat dalam berkomunikasi, rela dan tulus membantu wisatawan/tamu

7. Kenangan menciptakan suasana yang tidak terlupakan bagi wisatawan/tamu selama berkunjung pada saat mereka menikmati kunjungannya

 



S  mile for everyone

xcellent in everything we do

R  eaching out to every guest with hospitality

V  iewing every guest as special

I  inviting guest to return

C  reating a warm atsmosphere

E ye contact that shows we are



Manajer kantor depan (front office manager) :  Manajer kantor depan bertanggung jawab terhadap general manager.

Asisten manajer kantor depan (assistent front office manager) :  Asisten manajer kantor depan bertanggung jawab kepada manajer kantor depan.

Sekertaris assistant front office manager :  Sekertaris bertanggung jawab terhadap manajer kantor depan

Kepala pemesanan kamar (chief reservation) :  chief reservation bertanggung jawab kepada manager kantor depan

Chief reception : Chief reception bertanggung jawab kepada manajer kantor depan

Chief operator :  Chief operator bertanggung jawab kepada wakil manajer kantor depan

Chief concierge (bell captian) :  Chief concierge bertanggung jawab terhadap manajer kantor depan

Chief information : Chief information bertanggung jawab terhadap manajer kantor depan

Bell captian :  Bell captian bertanggung jawab terhadap chief concierge

Bellboy : Bellboy bertanggung jawab terhadap bell captian

Receptionist clerk :  Receptionist clerk bertanggung jawab terhadap head front office

Operator telepon :  Operator telepon bertanggung jawab terhadap chief telephone operator

Reservation clerk :  Reservation clerk bertanggung jawab terhadap reservation supervisior



A.   Standard room/regular room :  Kamar yang terdapat di dalam suatu hotel yang mana segala perlengkapan dan fasilitas yang terdapat didalam  kamar kualitasnya sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh hotel yang bersangkutan.  Keistimewaan dari kamar standar yaitu harganya paling murah dihotel

B.  Deluxe/superior room :  Jenis penamaan kamar dalam hotel dimana kondisi kamar ini singkat lebih baik dari standar room. Tapi fasilitasnya sama dengan standar

Beberapa dengan standar room adalah sebagai berikut :

a. Letak kamar srtategis

b. Arah kamar lebih baik pandangannya

c. Ukuran kamar lebih luas dari kamar standar

C.  Suite room :  Salah satu jenis kamar yang ada didalam hotel yang mana kamar tersebut dirincikan dengan dua ruang yang terpisah dalam satu kamar, yaitu kamar tamu dan kamar tidur

Jenis kamar suite dalam hotel antara lain :

a. Standard suite

b. Deluxe suite

c. Family suite room

d. Presidential suite room

e. Penthouse

D. Junior suite room :  Suatu kamar berukuran besar yang dilengkapi dengan standar bed dan hide away bed (sofa bed)

E. Twin bedded room :  Kamar yang dilengkapi denagn dua singel bed untuk dua orang

F. Double bedded room :  Kamar yang dilengkapi dengan satu tempat tidur besar (queen atau king size) untuk dua orang

G. Connecting room :  Dua kamar yang bersebelahan dimana dihubungkan dengan connecting door (pintu tembusan/pintu penghubung) yang terletak di dinding pemisah antara dua kamar yang bersangkutan

H. Adjoining room :  Kamar bersebelahan tetapi tetapi tidak ada pintu penghubung

I. Duplex room :  Kamar yang memiliki satu, dua atau tiga kamar tidur yang terpisah, satu dengan yang lainnya berbeda tingkat dihubungkan dengan tangga tetapi dalam satu kamar yang sama

J. Cabana room :  Kamar yang menghadap langsung ke kolam renang, dengan atau tanpa fasilitas tempat tidur



Seorang profesor sedang mengadakan suatu penelitian terhadap beberapa ekor monyet.

Monyet A dan monyet B dimasukan kesebuah ruangan yang tertutup didalamnya diletakkan sebatang tiang, dimana pada puncak tinggi itu terdapat satan dan pisang.

Monyet A mulai memanjat tiang itu, pada ssat yang bersamaan sang profesor menyiramkan air sehingga terplesetlah monyet A dan jatuh, monyet A berusahaa untuk memanjat lagi, tetapi karena ruangan tersebut licin terjatuhlah kembali monyet tersebut begitu seterusnya sehingga monyet itu menyerah.

Kemudian giliran monyet B yang melakukan hal yang sama seperti monyet A, berulah kali mencoba dan menyerahlah monyet itu.

Kemudian sang profesor memasukkan monyet C kedalam ruangan tersebut, monyet C ingin memenjat tiang tersebut.  Sebelum hal itu dilakukan monyet A dan monyet B dengan semangat menyemangati monyet C tersebut untuk tidak mengalami hal yang sama seperti dengan monyet A dan monyet B yaiyu tepleset dan terjatuh.

“Percuma kamu memanjat tiang itu,  kami berdua sudah mencoba berulang kali tetap selau gagal

Akhirnya monyet C  menuruti nasihat monyet tersebut,  monyet tersebut tidak berusaha memanjat terlebih dahulu.

Kemudian sang profesor mengeluarkan monyet A dan monyet B, dimasukkanlah monyet D dan monyet E, monyet D dan monyet E ingin sekali memanjat tiang itu, tetapi monyet C berusaha menasehati monyet D dan monyet E  untuk tidak sekali-kali mencoba memanjat kalau mereka tidak ingin terpeleset dan terjatuh seperti mereka.

Monyet D mendengarkan nasehat tersebut dan mematuhinya agar tidak berusaha untuk memanjat, tetapi lain halnya dengan monyet E, dia tidak mendengarkan nasehat tersebut, monyet tersebut tidak terpengaruh dengan nasehat tersebut. Perlahan demi perlahan dia mencoba memanjat.

Apa salahnya mencoba, pikir monyet E.  Karena sang profesor tidak memberikan air lagi pada tiang itu, dan akhirnya monyet E dapat mencapai puncak dan mendapatkan pisang.

Pesan moral tersebut adalah selagimana kita belum mencoba berusaha sekuat tenaga kita , jangan mudah menyerah dan putus asa . lakukan berluang kali agar kita dapat meraihnya dan menggapainya, berusaha dan belajar dari kegagalan tersebut.



{Juni 4, 2012}   d smkn 37

d sekolah lagi pada sibuk buat acara perpisahan pelepasan wisuda kelas 3 .



et cetera